Minggu, 06 Oktober 2013

#

JENIS-JENIS LEBAH MADU

lebah madu dalam satu koloni terdapat puluhan ribu lebah pekerja yang mengumpulkan madu
lebah budidaya


Di Indonesia lebah penghasil madu dibagii menjadi 2 kelompok :
1. spesies yang sudah dibudidayakan : apis cerana, apis mellifera,apis nuluensis & trigona sp.
2. spesies yang belum dibudidayakan : apis dorsata, apis laboriosa, apis florae, apis nigricincta dan apis koschevnikovi.
Lebah yang paling banyak menghasilkan madu yaitu spesies apis mellifera,spesies ini berasal dari Afrika sehingga saat ini banyak dibudidayakan oleh para peternak lebah Indonesia.
Lebah yang sudah dibudidayakan : 
1. Apis cerana
Lebah ini mempunya fostul tubuh yang kecil, dengan berbandingan sebagai berikut :
                a. lebah pekerja berukuran sekitar 1,1,cm
                b. lebah pejantan berukuran 1,3 cm
                c. lebah ratu berukuran 1,5 cm
lebah cerena memiliki sifat mudah pindah bila terusik dari sarangnya nmaun lebih tahan terhadap hama dan predator serta lebah jenis ini mampu beradaptasi didaerah tropis dan lebih
subspecies:
·         Apis cerana cerana : tersebar di cina, afganistan, india utara dan Vietnam utara
·         Apis cerana indica : tersebar di india selatan, Indonesia, Filipina, Malaysia, srilanka, banglades, Myanmar dan Thailand
·         Apis cerana japonica : tersebar di Jepang
·         Apis cerana Himalaya : tersebar di pegunungan Himalaya dan Nepal.
Yang termasuk lebah local Indinesia yaitu jenis apis cerena indica, Lebah jenis ini biasanya sering disebut tawon madu oleh masyarakat Indonesia yang mempunyai kemampuan beradaptasi dengan baik dengan perubahan cuaca

2. Apis mellifera
Lebah ini berupakan lebah yang berasal dari daerah Eropa yang paling banyak dibudidayakan saat ini. Sebenarnya lebah jenis ini lebih suka berada didaerah yang dingin seperti daerah asalnya. Lebah jenis apis mellifera tidak terlalu agresif dan tidak suka bermigrasi. Untuk memandu koloni yang lain biasanya lebah ini melakukan tarian kibasan yang bertujuan untuk menunjukkan arah terbang lebah pekerja dalam mencari nectar.
                Fostur tubuhnya lebih besar bila dibandingkan dengan jenis apis cerana, yang memiliki perbandingan sebagai berikut :
                a. lebah pekerja  berukuran 1,35 cm
                b. lebah jantan berukuran 1,65 cm
                c. lebah ratu berukuran 1,9 cm
lebah ini bersifat sabar dan selalu menjaga sarang supaya tetap bersih dan mempunyai cirri fisik seperti warna badan bervariasi dari coklat gelap sampai kuning kehitaman.

3.  Apis trigona
Lebah ini biasanya disebut masyarakat dengan nama lebah klanceng, yang sering dipelihara secara tradisional oleh masyarakat daerah pedesaan dengan menggunakan bambu. Apis trigona ini tidak mempunyai sengat namun tidak ganas, untuk mempertahankan diri biasanya dengan menggigit. Bekas gigitanya seprti nyamuk tetapi tidak berbahaya bagi manusia. Karena hal inilah yang menyebabkan apis trigona banyak dibudidayakan oleh manusia dan lebih banyak dalam menghasilkan propolis untuk mensterilkan sarangnya.
Ukurannya lebah ratu sekitar 3-4 kalinya lebah pekerja. Lebah jenis ini menghasilkan madu, beepollen dan propolis. Harga madu dari lebah jenis ini lebih mahal karena mengandung fruktosa dan glukosa yang baik namun madu yang dihasilkan lebih sedikit bila dibandingkan dengan lebah jenis lain.

Spesies lebah yang belum dapat dibudidayakan :
1. Apis dorsata
Lebah ini hanya berkembang didaerah Asia: India, Filiphina, Cina dan Indonesia. Madu dari lebah jenis ini biasanya disebut dengan madu hutan. Di Indonesia sendiri lebah jenis ini terdapat di jawa, sumatera, kepulauan sunda kecil, Kalimantan, selawesi, NTB dan NTT.
Apis dorsita ini hidupnya masih liar dan sulit untuk dibudidayakan karena sifatnya yang agresif dan galak serta lokasi sarangnya biasanya berada pada tempat yang cukup tinggi

     2. Apis laboriosa
Lebah jenis ini hampir mirip dengan jenis apis dorsata yang menpunyai fostur tubuh paling besar bila disbanding dengan lebah jenis lain dengan ukuran 1,7-1,9 cm dengan kerakter warna gelap, berbulu panjang, sangat agresif dan bersarang tunggal yang ada dipegunungan Himalaya.
     3.  Apis florae
Lebah jenis ini merupakan lebah yang paling tua yang berukuran kecil sekitar 7mm. lebih jenis ini berfostur tubuh kerdil dan berkembang pada derah yang mempunyai ketinggian 500-1500 m dpl. Lebah jenis ini bisa hidup bersama-sama dengan lebah jenis lain (apis mellifera, apis cerana dan apis dorsita) namun hanya mampu menghasilkan madu sangat sedikit yaitu sekitar 1 kg per koloni dalam setahun.

4. Apis nigrocincta
Lebah jenis ini mudah hidup bersama dengan apis cerana namun dari segi fostur tubuh mudah untuk dibedakan yaitu apis cerana cenderung lebih gelap dan lebih kecil sementara apis nigrocincta cenderung lebih besar dan berwarna kekuningan pada daerah bawah wajahnya.

5. Apis koschevnikovi
Lebah jenis ini mendiami Malaysia dan Indonesia, dan juga dapat hidup bersama dengan lebah jenis apis cerana.








1 komentar:

Silahkan kirim komentar jika ada yang kurang paham