Sabtu, 25 Maret 2017

#

Manfaat Madu Untuk Kesehatan

Madu diketahui memiliki manfat yang mengagumkan dan telah digunakan sebagai obat alami selama berabad-abad untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Ia telah menjadi favorit bagi para ahli gizi, ahli diet dan ahli herbal. Madu juga merupakan sumber kaya gula alami seperti fruktosa dan glukosa bersama-sama dengan vitamin, mineral dan antioksidan. Memasukkan madu dalam diet harian anda adalah salah satu cara yang paling sederhana sekaligus paling ampuh untuk mencegah berbagai penyakit. Cairan emas alami yang lezat ini juga merupakan alternatif pengganti gula putih.

Sebelum kita beralih ke manfaat madu untuk kesehatan, mari kita lihat beberapa fakta menarik berikut ini:
  1. Penggunaan madu dalam pengobatan ayurveda telah dilakukan sejak 4000 tahun yang lalu. Madu ketika digunakan sebagai campuran dalam pengobatan herbal, dapat menambah kemampuan penyembuhannya. Madu dipercayai dapat meningkatkan penglihatan, meningkatkan berat badan, dan menyembuhkan impotensi. Madu juga dapat mengobati gangguan saluran kemih, diare, asma bronkial dan mual.
  2. Pada jaman lampau, para atlet terbiasa mengkonsumsi madu untuk meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi kelelahan otot dan meningkatkan performa. Madu juga dikenal membantu dalam pemulihan dan menjaga tingkat glikogen.
  3. Madu juga dikatakan membantu mengobati bisul dan masalah yang disebabkan oleh bakteri gastroenteritis.
  4. Madu adalah sumber yang kaya flavonoid dan antioksidan yang membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan beberapa jenis kanker.
  5.  Perpaduan fruktosa dan glukosa dalam madu membantu tubuh mengatur kadar gula darah.
  6. Madu memiliki sifat antibakteri dan antijamur karena adanya enzim yang memproduksi hidrogen peroksida.
Madu merupakan pemanis alami yang menawarkan manfaat kesehatan yang luar biasa. Berikut adalah beberapa manfaat madu, salah satu pemanis tertua yang ada di muka bumi.
Sumber : www.akuinginsukses.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan kirim komentar jika ada yang kurang paham